Posting Terbaru :
Posting Terbaru
Tampilkan postingan dengan label Lessus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lessus. Tampilkan semua postingan

Karya Sahabat: Lessus






Chibi version of Lessus by our Filipino friend Remar Khalid Ragudos...cool ! https://www.facebook.com/remarkhalid.ragudos.3?fref=ts
Lessus is copyright property of Dwi Artinya Dua

Profil Karakter: Lessus

Lessus Level 1

Lessus Level 2



Nama karakter LESSUS
Nama asli Pradipta
Tinggi/berat 175 cm / 90 kg
Kemampuan super Kemampuan supernya dapat diaktifkan dalam 3 level, yaitu:
Level pertama hanya kekuatan super dan kemampuan terbang.
Level kedua, selain kemampuan super dan terbang dengan kecepatan supersonik, juga mampu mengeluarkan angin lesus (tornado) dari kedua tangannya dan kebal senjata.
Level ketiga, jika digabungkan dengan kemampuan super Speed dan kekuatan Bzar, berubah menjadi manusia super setinggi 70 m (raksasa) bernama Universtar.
Senjata Angin lesus
Musuh Jenderal Lugeloq, Zalbok
Sidekick/pendamping Prof. Poerwo Adi, Shinta
Kota domisili Surabaya, Indonesia
Kreator Dwi "Jink" Aspitono

Latar belakang cerita

Kekuatan Lessus berasal dari sebuah gelang bernama Lexus milik Ngoh. Gelang tersebut pertama kali diberikan kepada oleh Ngoh kepada Prof. Poerwo Adi untuk melawan Jendral Lugeloq. Namun karena sudah tua dan tak punya kemampuan bertarung, Prof. Poerwo Adi kemudian menyerahkannya kepada Pradipta, satpam yang bekerja di institusi milik Prof. Poerwo Adi.

Trivia

  • Nama awal Lessus adalah Lexus, sesuai nama gelang yang diberikan oleh Ngoh. Namun karena ternyata sudah merek dagang dengan nama Lexus (antara lain mobil), maka Lexus diganti menjadi Lessus, sesuai dengan kekuatan yang dimilikinya.
  • Lessus pertama kali diciptakan tahun 1989 dalam komik berformat dua panel berjudul Gempar, namun tak selesai.
  • Topeng Lessus level 1 terinspirasi dari topeng Batman yang diperankan oleh Michael Keaton.
  • Bersama dengan Lexus, diciptakan juga karakter Traga, pangeran dari kerajaan dasar laut yang bernama Handersi
  • Pradipta berasal dari sebuah desa yang kerap diterjang angin puting beliung. Suatu hari, Pradipta kecil diterbangkan oleh angin puting beliung dan ditemukan dalam keadaan selamat sejauh 5 kilometer dari rumahnya.


Pin Up: NPC's Characters


NPC characters pinup
Pencil & ink by Dwi Artinya Dua
Colors by Berny Julianto
Bintang Hitam, Kenanga Wesi, Lang Sakti, Amok Geni & Menak Waja adalah obyek hak cipta milik Berny Julianto
Mossa dan Dwipa adalah obyek hak cipta milik Arief Hargono
Lelawa adalah obyek hak cipta milik Dwi "Jink" Aspitono (Dwi Artinya Dua)

Pin Up: Lessus Level 1

Lessus dengan kostum level 1.

Lessus adalah subyek hak cipta Dwi "Jink" Aspitono.

Pin Up: Speed - Lessus - Traga


Dari kiri: Speed, Lessus, Traga.

Speed, Lessus dan Traga adalah subyek hak cipta Dwi "Jink" Aspitono

Karya Sahabat: Lessus


Lessus fan art oleh Saputra AR
Lessus adalah subyek hak cipta milik Dwi "Jink" Aspitono

Balapan Yuk!


NPC pinup - balapan...
Pencil & ink by Dwi Artinya Dua
Digital colors by Berny Julianto
Lessus adalah obyek hak cipta milik Dwi "Jink" Aspitono ( Dwi Artinya Dua )
Lang Sakti adalah obyek hak cipta milik Berny Julianto
Garda adalah obyek hak cipta milik Gino Kasmyanto

Lessus


Lessus pinup
Pencil & ink by Dwi "Jink" Aspitono ( Dwi Artinya Dua )
Digital colors by Berny Julianto
Lessus adalah obyek hak cipta milik Dwi "Jink" Aspitono ( Dwi Artinya Dua )

Ngoh Jilid 1


Kini Ngoh sudah dapat dinikmati dalam versi cetak. Dapatkan Ngoh #1 sekarang juga!
Cerita & gambar oleh Dwi "Jink" Aspitono (Dwi Artinya Dua)
Traga dan karakter terkait adalah obyek hak cipta milik Dwi "Jink" Aspitono (Dwi Artinya Dua)

Dapatkan di:

Warkop Troya
Jl. Ketintang 201, Surabaya (150 meter dari Royal Plaza ke arah Unesa sebelum rel Kereta Api, Kompleks Penitipan Motor Royal Plaza No. 201).
Kontak :
Fandy Ragil: 081357884249
Ario Ganda Sukmana ( Ganda Screamo ): 082231031090, 085730649110
Faaiz Makmun Muhammad: 085648283413

Toko Maya
Pertokoan Cipulir Baru, Lt Dasar Kios No.3, Jl, Cileduk Raya No.2, Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta Selatan 12250,Telp/Fax: 021 735 2346
Kontak:
Muhammad Tauhid: 0888-0976-0000, (021) 91616183, (021) 7352346

Ngoh (Jilid 5 - Lengkap)


Ngoh jilid 5 ini merupakan buatan baru setelah tidur panjang sampai dengan jilid 4. Saya melanjutkan lagi sekitar tahun 2008 sampai dengan 2009. Jadi bisa dikatakan, Ngoh adalah komik saya yang dikerjakan dalam kurun waktu hampir 20 tahun (sejak 1989), dan belum tamat.

Ada perbedaan mendasar dari Ngoh jilid 1 s/4 dengan jilid 5. Pada jilid 1 s/d 4 saya masih berani langsung menggunakan kuas untuk outline yang (kecuali arsir) sekaligus dengan blockingnya, sedangkan jilid 5 saya tidak bisa lagi mengatur tebal tipisnya outline dengan kuas. Yang jadi andalan saya adalah spidol, sedangkan blockingnya dengan kuas.

Ketika untuk pertama kalinya saya bertemu pak Hasmi tahun 1992 di kamar kosnya di kawasan Jl. Magelang, Jogja, beliau sempat meminta saya menunjukkan telapak tangan yang dirapatkan dan ditelungkupkan. Kata pak Hasmi, kalau tangan saya gemetar, berarti kemungkinan saya tidak akan bisa menggambar dengan baik. Tangan saya gemetar. Beliau memang benar. Saya kurang bisa menggambar garis lurus atau lengkung dengan smooth, meski menggunakan spidol sekalipun.

Di jilid 5 ini saya coba-coba memangkas satu atau dua halaman untuk menampilkan sesuatu yang terjadi pada masa saya mengerjakannya. Semacam tetenger lah. Misalnya ketika ada berita meninggalnya Ricky NS, kreator Rado dan Cobra, serta musibah meluapnya air Situ Gintung.

Selamat mengikuti.





Untuk mengetahui jalan cerita selengkapnya, lihat di sini.


---

Ngoh (Jilid 4 - Lengkap)


Enjoy aja! Begitulah kira-kira prinsip saya saat menggarap komik Ngoh. Tanpa target apapun, baik dari segi waktu maupun finansial. Pendeknya, just for fun lah.

Meski begitu saya tidak seenak udel saya sendiri dalam mengerjakannya, karena saya menjaga kemungkinan bahwa suatu saat ada satu atau dua orang yang ingin menikmatinya. Itulah makanya ada beberapa tambal sulam di sana-sini, dalam artian saya sisipkan gambar baru di antara halaman-halaman yang sudah jadi. Selain untuk kemulusan continuity cerita, juga karena naskah aslinya sudah rusak.

Sejatinya, komik yang berjudul awal Gempar ini mandek di jilid 4 halaman 43. Halaman 44 dan seterusnya adalah bikinan baru yang saya buat sekian tahun kemudian karena semangat saya terbangkitkan melihat bahwa ternyata penggemar dan pemerhati komik Indonesia masih ada dan banyak.

Selamat menyimak.





Jika sobat masih punya cukup waktu senggang untuk membaca selengkapnya, silakan lihat di sini.

---

Ngoh (Jilid 3 - Lengkap)


Lexus yang sebenarnya merupakan tokoh sentral "Ngoh" baru muncul di jilid 3 ini, sedangkan Traga yang hanya berperan sebagai sidekick Lexus justru sudah tebar pesona di jilid awal. Memang begitulah konsepnya.

Satu hal yang mungkin perlu saya ungkap di sini adalah, bahwa ketika memulai mengerjakan komik ini saya berencana akan menampilkan juga Godam dan Gundala (dan mungkin beberapa superhero lainnya) sebagai bintang tamu. Istilahnya cross over (istilah ini baru saya ketahui setelah kenal dengan pak Berny Julianto). Sejak awal sudah saya persiapkan subcovernya - baik pada Lexus versi desain awal maupun versi desain ala Batman, seperti ini:



Tanda-tanda untuk ke sana, selain di subcover, juga saya tampilkan clue-nya di jilid 5 halaman 48, sudah saya konsepkan dalam benak saya masak-masak.

Sayangnya, jika saya ingin melanjutkan (atau me-remake Ngoh), tampaknya harus mempertimbangkan ulang hal itu karena jaman sudah berubah. Kita tidak bisa lagi sembarangan memajang tokoh superhero kreasi komikus lain (atau yang memiliki hak ciptanya) di komik kita.

Untungnya, sejak awal saya tidak ada niatan menerbitkan komik ini, lha wong saya membuatnya di saat yang tidak tepat. Di saat komik Indonesia menjalani hibernasi. Saya sekedar menyalurkan syahwat menggambar, tapi yang bukan hanya sekedar corat-coret. Jadinya ya seperti ini.





Selengkapnya lihat di sini.

Ngoh (Jilid 2 - Lengkap)


Mulanya, desain Lessus (dulunya Lexus) tidak seperti yang terlihat dalam komik Ngoh ini. Desain awalnya lebih simpel dan saya tuangkan di halaman cover dalam jilid perdana komik Gempar (yang di kemudian hari saya ubah judulnya jadi Ngoh).

Desain awal Lessus

Seperti Anda lihat, di pojok kiri bawah gambar di atas tertulis "310389" yang menunjukkan tanggal 31 Maret 1989. Beberapa bulan kemudian, desain itu saya revisi, gara-gara beredar film Batman yang dibintangi Michael Keaton.

Aksi Batman di layar lebar setelah terakhir muncul tahun 1970-an yang diperankan oleh Adam West yang juga memerankan Batman untuk serial televisi langsung membuat saya terpikat, utamanya pada desain kostumnya yang sama sekali berbeda dengan kostum Batman versi Adam West. Tidak sekedar seorang laki-laki memakai kaus ketat berjubah dengan logo kelelawar di dadanya, dan lebih dari itu, berkesan gelap.

Batman versi Michael Keaton telah mengobrak-abrik paradigma tentang Batman di memori saya, walaupun Batman versi Adam West tetap tak terlupakan karena merupakan bagian dari kenangan masa kecil saya yang begitu tergila-gila pada film serinya.

Tanpa pertimbangan panjang, saya pun mengadop desain Batmannya Michael Keaton dengan beberapa modifikasi, seperti menghilangkan telinga kelelawar dan menggantinya dengan semacam sirip yang berawal dari atas jidat melingkar hingga ke belakang kepala, mengganti logo kelelawar (pastinya) dengan huruf L,  menghilangkan duri-duri di sarung tangan, dan menambahkan aksesori berwarna merah di pangkal jubah. Saya sendiri tidak tahu apa gunanya. Hasilnya seperti berikut:


Desain tersebut tidak berhenti sampai di situ. Saya masih mencoba mengutak-atik lagi, karena merasa aroma Batmannya masih kental sekali.

Setelah melalui proses corat-coret dan pemikiran jauh ke depan, akhirnya saya sampai pada satu desain yang matang dan saya tampilkan di komik Ngoh ini. Desainnya adalah seperti berikut:


Ini adalah desain Lessus yang saya pakai sampai pemunculannya di komik "Malam Neraka". Ada tambahan "mangkok" kecil di bagian telinga, kemudian  pada topeng di bagian bawah saya tambahkan sedikit hingga menutupi dagu, dan logo di dada saya hilangkan. Seharusnya ada huruf L di bagian tengah ikat pinggang, tapi saya lupa menggambarnya.

Di komik Ngoh ini, Lessus baru muncul di jilid 3 halaman 15.

Berikut ini preview 5 halaman komik Ngoh Jilid 2:







Ngoh jilid 2 selengkapnya baca di sini. Selamat menikmati.

Ngoh (Jilid 1 - Lengkap)

Saya mulai membuat komik ini sekitar tahun 1989 dan prosesnya berlangsung tidak terlalu lancar. Alasan yang paling dominan adalah karena di tengah-tengah pembuatannya, saya mendapat inspirasi untuk membuat komik lainnya.

Judul awal yang sudah saya siapkan sejak dulu adalah "Gempar", tapi kemudian saya menggantinya dengan "Ngoh", nama salah satu karakter utama dalam komik ini. Formatnya sengaja saya pilih 2 panel-an, karena saya suka dengan format yang selama kurun 1960-an hingga 1980-an secara umum dipakai oleh hampir semua komikus Indonesia.

Konsep ceritanya adalah mengungkapkan asal-usul superhero (rekaan saya sendiri tentunya) bernama Lexus yang merupakan 'plesetan' dari lesus yang artinya angin puting beliung dalam bahasa Jawa. Namun karena kemudian saya tahu ada mobil bernama sama, maka pada komik perdana yang diterbitkan oleh Neo Paradigm Studio, namanya saya ganti dengan Lessus.

Komik Ngoh ini sudah sampai pada jilid 5 (dan belum sampai tamat), di mana per jilid berisi 48 halaman.

Berikut ini preview 10 halaman pertama dari jilid 1. Selamat menikmati.











Jilid 1 selengkapnya bisa Anda lihat di sini.

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jink Comics - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger